Mengenang Hidup Orang Lain Download ã 109

Summary Þ E-book, or Kindle E-pub ✓ Ajip Rosidi

Mengenang Hidup Orang LainTetapi juga mengungkap sisi kemanusian para tokoh yang kurang diketahui oleh publ. Buku yang menarik untuk mengenal 50 tokoh dunia sastera dan penulisan di Indonesia Penulisan Obituari yang ditulis dari sudut pandang Ajip Rosidi

Read & download Mengenang Hidup Orang Lain

Mengenang Hidup Orang Lain Download ã 109 ↠ Aji Rosidi sastrawan Indonesia menulis kenangan hubungan dia dengan tokoh tokoh terkemuka Indoensia Keakrabannya dengan 'yang dikenang' tdak hanya melahirkan pujian tetapi juga mengungkap sisi kemanusian para tokoh yang kurang diketahui oleh publikAji Rosidi sastrawan Indonesia menulis kenangan hubungan dia dengan tokoh tokoh te. Obituari sebagai warta bagi meninggalnya seseorang ternyata tidak hanya dengan dingin mengabarkan kepergian pribadi tersebut namun lebih dari itu obituari dapat dijadikan wadah untuk mengenang karya karya dan kontribusi almarhum di lapangan kehidupan Hal ini pula yang dilakukan oleh Ajip Rosidi yang telah menulis sejumlah obituari selama beberapa puluh tahun terakhir yang kini dirangkum ke dalam sebuah buku ‘Mengenang Hidup Orang Lain’ Penerbit KPG 2010Obituari yang terangkum dalam buku ini memang ditujukan bagi tokoh tokoh kenamaan yang telah meninggalkan kita terlebih dahulu dan memang masih berhubungan erat dengan lapangan karya Ajip Rosidi yaitu seputar kesusastraan dan seni budaya Beberapa di antaranya kita kenal sebagai penulis dan sastrawan baik dari dalam negeri maupun internasional jurnalis pelukis pegiat seni budaya hingga budayawan dan tokoh masyarakat Sunda yang juga merupakan suku asal Ajip RosidiBeberapa obituari di antaranya ditujukan untuk Pramoedya Ananta Toer Asrul Sani Mochtar Lubis Ramadhan KH Utuy Tatang Sontani Armijn Pane Mohammad Diponegoro dan JE Tatengkeng dari kalangan sastrawan Ada pula catatan untuk mengenang S Sudjojono Zaini Nashar dan Salim dari dunia lukis Juga untuk Rendra Djamal Djaharuddin dan SM Ardan dari kalangan pegiat seni dan budaya Hampir semua obituari yang dituliskan memang ditujukan kepada pribadi yang pernah dikenal dengan baik oleh Ajip baik bersahabat dekat atau bahkan berada di sisi yang sama sekali berlawananPerlu dimaklumi bahwa sekitar tahun 1960 an dunia sastra dan seni budaya Indonesia mengalami suatu perseteruan yang berujung pada terbentuknya dua kubu kubu kiri yang mengusung sastra budaya realisme sosialis yang bernaung di bawah Lembaga Kebudayaan Rakyat Lekra; suatu organisasi budaya yang berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia PKI dan kubu kanan penandatangan Manifes Kebudayaan yang menyerukan humanisme universal Meskipun Ajip Rosidi tidak pernah mengklaim bahwa dirinya termasuk ke dalam kubu Manifes Kebudayaan tetapi ia dengan tegas menolak perlakuan kubu Lekra terhadap dunia sastra Indonesia saat itu Hal ini pula yang meski tidak begitu kentara tetapi cukup terlihat pada beberapa obituarinya terutama kepada mereka yang terafiliasi dengan kubu kiri seperti Pramoedya AS Dharta dan Utuy T SontaniHal yang cukup menarik untuk dicermati pada setiap obituari yang ditulisnya di buku ini ialah jelas bahwa Ajip Rosidi merupakan seorang penghafal atau setidaknya notulen yang baik karena ia dapat menyebutkan dengan jelas kapan ia pertama kali bertemu dengan person tersebut apa saja karya dan kontribusi yang dihasilkan apa saja yang mereka sampaikan kepadanya dan bahkan hal hal kecil dan sederhana yang tampaknya akan sulit untuk diingatBukan hanya karena fakta fakta yang dikemukakan yang membuat tulisan tulisan pada obituari ini menarik tetapi karena diungkapkannya juga perasaan subjektif dan personal seperti yang mungkin diilustrasikan pada sampul buku dimana siluet Ajip yang bertopi sedang berbagi cerita dengan seseorang di sebelahnya Ajip yang juga merupakan seorang penyair dan eseis yang handal membuat obituari yang ditulisnya seperti layaknya biografi singkat tokoh tokoh tersebut yang membuat para pembacanya akan kembali mengingat pribadi pribadi tersebut serta karya karya semasa hidupnya

Ajip Rosidi ✓ 9 Summary

Rkemuka Indoensia Keakrabannya dengan 'yang dikenang' tdak hanya melahirkan pujian. Buku ini merupakan biografi singkat tokoh tokoh Indonesia dari yang akrab di telinga sampai yang baru pertama baca pada saat membaca buku ini Mungkin karena sebagian besar tokoh di dalamnya tidak begitu terkenal untuk saya terutama lama kelamaan terasa membosankanUntuk beberapa tokoh hidup mereka memberikan banyak pedoman kejujuran kesederhanaan integritas dan banyak hal positif lainnya