Seekor Burung Kecil Biru di Naha: Konflik Tragedi Rekonsiliasi Read & download È 109

Read & download Seekor Burung Kecil Biru di Naha: Konflik, Tragedi, Rekonsiliasi

Seekor Burung Kecil Biru di Naha: Konflik, Tragedi, Rekonsiliasi Read & download È 109 ✓ Melalui esai dan reportase dalam buku ini Linda mengajak kita menjelajah dinamisnya hubungan manusia dari pelbagai kawasan mulai dari Asia Eropa hingga Amerika Setiap peristiwa yang terekam tidak hanya menMelalui esai dan reportase dalam buku ini Linda mengajak kita menjelajah dinamisnya hubungan manusia dari pelbagai kawasan mulai dari Asia Eropa hingga Amerika Setiap peristiwa yang terekam tidak h. Warna sampul yang meneduhkan dan seekor burung bentukan origamiNamun di balik itu terdampar kisah kelam peperangan masa lalu di Asia Eropa sampai Amerika Dimulai dari konflik di Aceh kehidupan masa masa rekonsiliasi dan terbentuknya museum HAM Tentang orang hilang dan kekejaman penjajahan Jepang pada jugun ianfu di Asia Tenggara Mundurnya zaman feodalisme di TernateApa yang menarik di buku ini adalah tiap esai penulis selalu mengaitkan kisah sejarah yang berkonflik di suatu negara apakah itu Thailand Yugoslavia dengan bangsa Indonesia Penulis menarik kesinambungan histori peristiwa serupa yang terjadiPengungkapan peristiwa gerakan mahasiswa pemutihan orang orang komunis Meski harus mengungkit luka lama Kejadian negara Thailand yang menyentuh hati saya Bagi orang orang yang tak mengenal kisah kelam di daerah berkonflik jadi begini perasaan orang orang yang kehilangan orang terdekat orang tersayang mereka menghilang entah kemana Menunggu penantian dalam waktu yang tak jelas Hingga tak ada kabar dalam esai 'Kenangan Punne' hal 80Sebagai generasi yang bukan hidup di masa pemerintahan Sukarno mungkin kita mengetahui hal sebenar bagaimana peralihan masa Orde Lama ke Orde Baru Bukan seperti termaktub buku sejarah Ada penyimpangan kenyataan yang tidak kita ketahui hal 84 dan 85Banyak kisah yang terjadi fakta serta detail berhasil diurai berkat penulis melalang buana Sebagai seorang jurnalis tulisannya sungguh layak dijadikan panutan dalam penulisan feature dengan gaya bertutur bercerita Pemilhan judul esai sebagian besar tak adanya tersirat bumbu bumbu peperangan jika dilihat seksama Sekali lagi Linda Chistanty sangat lihai dalam meramu judul yang menarikSaya sangat menyukai di halaman 115 di tengah pengungsian mereka saling membantu melepas kepergian penuh haru dan berpelukan lalu berkata 'Pergilah mengungsi kami tidak bisa menghadang dan kami diwajibkan ikut'Setelah pembaca dibawa ke negara negara berselisihan terakhir seakan kita disejukkan dengan narasi deskripsi suasana klub dengan lagu Toni Price dalam 'Continental Club' Yang menyiratkan hubungan antar manusia yang tak menentu Tetapi ada sebagian orang merindukan hidup rukun dan damai

Characters á E-book, or Kindle E-pub ☆ Linda Christanty

Yang mengatasnamakan apa pun suku ras agama maupun ideologiPengalaman fakta dan reportase Linda yang dituturkan secara realis dan detail dalam buku ini mampu mengetengahkan manusia dan kemanusiaann. Aku akan menyebut GM Linda dan Zen RS sebagai penulis esei favoritku Urutannya seperti itu Cara menulis Linda enak banget Dia bisa menyajikan sebuah dunia dan menghubungkannya terlebih dahulu dengan dirinya dari dalam lalu keluar Mungkin inilah yang disebut dengan mempertalikan diri dengan dunia yang lebih luasHanya saja ketika sudah berbicara tentang agama terutama Islam Linda menjadi medioker Di buku ini misalnya dia menyebut hari Kamis ruh anggota keluarga yang meninggal akan datang ke rumah sebagai kepercayaan dalam Islam Padahal hal itu sama sekali tidak ada di dalam uranDi luar itu cara menulis Linda sungguh sangat keren

Linda Christanty ☆ 9 Read

Seekor Burung Kecil Biru di Naha Konflik Tragedi RekonsiliasiAnya menuturkan dinamisme hubungan manusia yang terjadi akibat konflik tragedi dan rekonsiliasi melainkan juga menyoroti upaya upaya manusia bertahan dalam bahaya dan melawan praktik ketidakadilan. tulisan Linda Christanty selalu menjadi favoritku baik itu fiksi pun non fiksi aku penggemar karya karyanya esai pertama dibuka dengan sangat bagus tentang cerita pelanggaran HAM dan asal usul dibukanya Museum HAM pertama di Asia Tenggara dan di Indonesia letaknya di Banda Aceh entah mengapa sejak dulu aku berniat untuk mengunjungi kota Serambi Mekah itu yang kini kian menggencar semoga kesampaian suatu hari nanti untuk berkunjung ke sana sebab sejak kanak kanak saya penasaran dengan kota itukisah yang ditulis Linda sangat memukau dengan gaya penceritaan yang menawan meski kisahnya getir dan liris tetapi tetap menyenangkan untuk dibacabegitu pun dengan esai esai lainnya seperti Nama Saya Wanda Rumah bagi Mereka yang Tua Percik Api di Timur yang ketiganya kesukaanku salut dengan tulisannya yang begitu kaya hasil riset yang sangat bagus dan mendalam untuk Percik Api di Timur kesederhanaan kisah yang menghangatkan sekaligus mengagetkan tersuguh baik dalam tulisan Rumah bagi Mereka yang Tua dan Nama Saya Wandapenutup buku ini juga bagus tentang musik dan sejarah kota kota di selatan Amerika Serikat dalam tulisan bertajuk 'Continental Club' konklusinya Seekor Burung Kecil Biru di Naha adalah karya non fiksi yang menyenangkan segaligus mencerdaskan untuk dibaca semua orang